1. Danau Vulkanik
Danau vulkanik adalah danau yang terbentuk karena aktivitas vulkanis dari sebuah gunung berapi. Danau akan terbentuk ketika ada air yang menggenangi kawah gunung berapi tersebut, tidak peduli apakah gunung tersebut masih aktif maupun sudah tidak aktif. Contoh danau jenis ini adalah danau Kelimutu dan danau Batur.
Danau vulkanik adalah danau yang terbentuk karena aktivitas vulkanis dari sebuah gunung berapi. Danau akan terbentuk ketika ada air yang menggenangi kawah gunung berapi tersebut, tidak peduli apakah gunung tersebut masih aktif maupun sudah tidak aktif. Contoh danau jenis ini adalah danau Kelimutu dan danau Batur.
2. Danau Tektonik
Danau tektonik merupakan danau yang terbentuk karena aktivitas tektonik atau pergerakan lempeng bumi. Misalnya, ketika gempa terjadi dan meninggalkan cekungan yang cukup besar yang akhirnya terisi oleh air. Contoh danau jenis ini adalah danau Poso dan danau Singkarak.
Danau tektonik merupakan danau yang terbentuk karena aktivitas tektonik atau pergerakan lempeng bumi. Misalnya, ketika gempa terjadi dan meninggalkan cekungan yang cukup besar yang akhirnya terisi oleh air. Contoh danau jenis ini adalah danau Poso dan danau Singkarak.
3. Danau Tektovulkanik
Danau tektovulkanik merupakan danau yang terbentuk akibat gabungan dari aktivitas tektonik dan vulkanik. Ketika terjadi letusan sebuah gunung berapi, sebagian badan dari gunung berapi tersebut patah lalu menutupi kawah. Patahan tersebut kemudian terisi air sehingga membentuk danau. Contohnya adalah danau Toba.
Danau tektovulkanik merupakan danau yang terbentuk akibat gabungan dari aktivitas tektonik dan vulkanik. Ketika terjadi letusan sebuah gunung berapi, sebagian badan dari gunung berapi tersebut patah lalu menutupi kawah. Patahan tersebut kemudian terisi air sehingga membentuk danau. Contohnya adalah danau Toba.
4. Danau Glasial
Danau ini terbentuk di daerah pegunungan bersalju karena air danau berasal dari salju yang telah mencair dan mengisi sebuah cekungan. Contoh danau jenis ini adalah danau Finger di daerah new York.
Danau ini terbentuk di daerah pegunungan bersalju karena air danau berasal dari salju yang telah mencair dan mengisi sebuah cekungan. Contoh danau jenis ini adalah danau Finger di daerah new York.
5. Danau Aliran atau Ladam
Danau ini terjadi di daerah yang sungainya berkelok-kelok. Danau terbentuk karena erosi sungai menyebabkan tanah sungai terendap dan membuat air tergenang di endapan tersebut. Contoh danau jenis ini ada di Kalimantan dan Brazil.
Danau ini terjadi di daerah yang sungainya berkelok-kelok. Danau terbentuk karena erosi sungai menyebabkan tanah sungai terendap dan membuat air tergenang di endapan tersebut. Contoh danau jenis ini ada di Kalimantan dan Brazil.
6. Danau Karst
Danau ini terbentuk karena terbentuknya cekungan akibat pengikisan batu kapur oleh air. Cekungan tersebut kemudian tergenang air sehingga menjadi danau. Contoh: danau yang ada di Yogyakarta dan Biak.
Danau ini terbentuk karena terbentuknya cekungan akibat pengikisan batu kapur oleh air. Cekungan tersebut kemudian tergenang air sehingga menjadi danau. Contoh: danau yang ada di Yogyakarta dan Biak.
7. Danau Laguna
Danau ini umumnya terbentuk di daerah kepulauan kecil ketika ada endapan pasir di sebuah perairan dangkal sehingga air di tengahnya terperangkap dan membentuk sebuah danau.
Danau ini umumnya terbentuk di daerah kepulauan kecil ketika ada endapan pasir di sebuah perairan dangkal sehingga air di tengahnya terperangkap dan membentuk sebuah danau.
8. Danau Buatan
Danau buatan adalah sebuah danau yang sengaja dibuat oleh manusia. Alasan danau ini dibuat adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia seperti PLTA, irigasi, perikanan, dan rekreasi. Contoh yang merupakan danau buatan adalah waduk dan bendungan.
Danau buatan adalah sebuah danau yang sengaja dibuat oleh manusia. Alasan danau ini dibuat adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia seperti PLTA, irigasi, perikanan, dan rekreasi. Contoh yang merupakan danau buatan adalah waduk dan bendungan.







